Bahan Renungan Dari Mendiang Steve Jobs

298 views

Siapa  yang kenal dengan Steve Jobs? salah satu orang di balik suksesnya perusahaan teknologi Apple bisa di sepadankan dengan Bill Gates salah di balik suksesnya Microsoft. Ia adalah penemu dari Amerika yang mengubah dunia . Dunia maya dengan aneka perangkat dan aksesoris yang tak lepas dari karya mereka berdua.

Tanggal 5 oktober 2011, Steve Jobs meninggal dalam usia 56 tahun setelah terdiagnosa kanker pankreas 7 tahun silam. Ya bagi mereka yang menginginkan kesuksesan di dunia, Steve Jobs pantas untuk di tiru karena kesuksesannya di bidang teknologi dan sempat menjadi orang terkaya di dunia. prinsip dan gaya manajerial serta inovasinya sangat khas.

Ia berani gagal, Steve Jobs pernah di depak dari Apple di masa kejayaan pada 1985. tidak semua produk inovasinya sukses di pasaran. kesuksesan iPhone dianggap sebagian orang mengkanibalkan, memakan korban iPod yang telah sukses sebelumnya.

Kanker yang dideritanya sepertinya memberi kesan mendalam bagi Steve Jobs pribadi. Ia mulai memikirkan kematian, arti kekayaan dan kesuksesan yang sebenarnya. Dalam pidatonya di Universitas Stanford pada 2005, ia meyampaikan sebeuah peryataan indah di bagian akhir.

“karena hampir segalanya-semua harapan dan pujian dari luar, semua kebanggaan, semua ketakutan akan malu atau kegagalan, semua ini akan sirna didepan kematian, meninggalkan hanya satu yang benar-benar penting. Tak ada alasan untuk menikuti nuranimu”

Pesan terakhir sebelum Steve Jobs meninggal cukup mendalam, seperti yang di kutip dari berbagai sember. Dalam dunia bisnis, aku adalah simbol dari kesuksesan, seakan-akan harta dan diriku tidak terpisahkan, karena selain kerja, hobiku tak banyak. Saat itu aku berbaring di rumah sakit, merenung jalan kehidupanku, kekayaan, nama, kedudukan semua itu tidak ada artinya lagi.

Malam yang hening, cahaya dan suara mesin di sekitar ranjangku, bagaikan nafasnya maut kematian yang mendekat pada diriku. Sekarang aku mengerti, seorang asal memiliki harta secukupnya buat diri itu sudah lebih dari cukup. Mengerjar kekayaan tanpa ada batas bagaikan monster yang mengerikan.

Tuhan memberikan kita organ-organ perasa, agar kita bisa merasakan cinta kasih yang terpendam dalam hati kita yang paling dalam. Tapi bukan kegembiraan yang datang dari kehidupan yang mewah, itu hanya ilusi saja. Harta kekayaan yang aku dapat saat aku hidup, tak mungkin aku bawa pergi. Yang bisa aku bawa adalah kasih yang murni yang selama ini  terpendam dalam hatiku. Hanya cinta kasih itulah yang bisa memberiku kekuatan dan terang.

Ranjang apa yang yang termahal di dunia ini? Ranjang orang sakit. Orang lain bisa bukaan mobil untukmu, orang lain bisa kerja untukmu, tapi tidak ada orang yang bisa mengantikan sakitmu, tapi nyawa hilang kembali lagi. Saat kamu masuk ruang operasi, kamu baru sadar bahwa kesehatan itu betapa  berharganya.

Kita berjalan di jalan kehidupan ini, dengan jalannya waktu suatu saat akan sampai tujuan. Bagikan panggung pentaspun, tirai panggung akan tertutup, petas telah berakhir. Yang patut kita hargai dan sayangkan adalah hubungan kasih antar keluarga, cinta akan suami-istri dan juga kasih persahabatan antar teman.

Gambar Gravatar
Wong ndeso yang berusaha untuk berbagi informasi yang menarik dan tentunya dapat memberi manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *