Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan

234 views

Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan

Mumpung saya ada tugas dari tempat kerja, sekalian saya sempatkan menulis artikel ini. Perusahaan tempat saya bekerja belum menjadi angota BPJS Ketenagakerjaan, dan baru-baru ini mendapat surat dari kantor BPJS setempat. Alasannya kenapa perusahaan belum menjadi peserta? Karena kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan baru-baru saja membuka cabang di wilayah perusahaan saya bekerja.

BPJS Ketenagakerjaan yang asal mulanya atau dulunya kita kenal denagan JAMSOSTEK, dan BPJS Kesehatan merupakan pembaharuan dan tranformasi dari ASKES. Keduanya termasuk program JKN(Jaminan Kesehatan Nasional). PT. Jamsostek bertranformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan sejak tanggal 1 Januari 2014.

Baca juga: Manfaat Air Rendaman Mentimun Untuk Kesehatan

Manfaat Program BPJS ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan atau Badan Peyelegara Jaminan Sosial Kerja adalah program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja, dengan didasari filsofi kemandirian dan harga diri untuk mengatasi risisko sosial ekonomi tertentu yang peyelegaraannya menggunakan mekanisme asuransi sosial.

Setiap perusahaan, orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 bulan di Indonesia wajib untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, hal ini tercantum dalam Undang-Undang No.3 Tahun 1992 tentang jaminan sosial tengakerja. Lalu bagaiman untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan?

Cara Menjadi Peserta, pengusaha atau tenaga kerja melakukan pendaftaran dengan cara:

  1. Menghubungi kantor BPJS Ketenagakerjaan setempat
  2. Mengisi form F1 untuk mendaftarkan perusahaan, denagan persyaratan foto copy SIUP, NPWP dan KTP Pemilik/Pengurus
  3. Mengisi form F1a untuk pendaftaran tenaga kerja dan keluarga, persyaratan foto copy KTP/Kartu Keluarga.
  4. Membayar iuaran pertama sesuai dengan jumlah yang telah dihitung dan di tetapkan BPJS Ketenagakerjaan

Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan

Manfaat yang bisa didapat dari Jaminan kecelakaan Kerja(JKK)

Memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan pada saat mulai berangkat kerja samapai tiba kembali ke rumah atau menderita penyakit akibat hubungan kerja. Iuran untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja(JKK), sepenuhnya dibayarkan oleh perusahaan.

Adapun Jaminan yang diberikan berupa:

  1. Biaya Transport/ambulance(maximun)
    • Darat/Sungai/Danau Rp 1.000.000,-
    • Laut Rp 1.500.000,-
    • udara Rp 2.500.000,-
    • Jika menggunakan lebih dari satu jasa angkutan, maka berhak atas biaya maximal dari masing-masing jenis angkutan
  2. Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB)
    • 4 bulan pertama: 100% x upah sebulan
    • 4 bulan kedua: 75% x upah sebulan
    • Selanjutnya : 50% x upah sebuan
  3. Santunan Cacat
    • Sebagaian – Tetap = % table x 80 bulan upah
    • Total – Tetap
      • Sekaligus 70% x 80 bulan upah
      • Santunan berkala Rp 200.000,-/bulan. Selama 2 tahun atau dapat diambil sekaligus dimuka
      • Kurang fungsi = % kurang fungsi x % table x 80 bulan upah
  4. Santunan Kematian
    • Sekaligus 60% x 80 bulan upah
    • Santunan berkala Rp 200.000,-/bulan. Selama 2 tahun atau dapat diambil sekaligus dimuka
    • Biaya pemakaman Rp 3.000.000,-
  5. Biaya Rehabilitas Prothese angota badan dan alat bantu maximum 140% dari patokan harga yang ditetapkan oleh pusat rhebilitasi rumah sakit umum pemerintah
  6. Biaya rehabilitasi medik di faskes yang dirujuk
  7. Jaminan atas peyakit akibat kerja
  8. Program return to work(program kembali bekerja setelah kecelakaan kerja)
  9. Manfaat beasiswa bagi 1 orang anak TK sebesar Rp 12 juta bagi TK yang mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia

Jaminan Kematian(JK)

Jaminan kematian dibayarkan kepada ahli waris dari peserta yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja sebagai tambahan lagi jaminan hari tua yang jumlahnya belum oiptimal.

  • Santunan Kematian Rp 16.200.000,-
  • Santunan Berkala Rp 200.000,-/bulan selama 2 tahun atau dapat diambil dimuka
  • Biaya Pemakaman Rp 3.000.000,-

Jaminan Hari Tua(JHT)

Diselengarakan dengan sistem tabungan hari tua, yang iuarannya di tanggung pegusaha dan tenaga kerja dimana manfaatnya sesuai dengan akumulasi iuaran di tambah hasil pengembangannya. Jaminan hari tua akan dikembalikan/dibayarkan apabila tenaga kerja:

  • Mencapai usia 56 tahun, meninggal dunia atau cacat total tetap
  • Mencapai masa kepesertaan 10 th (10% tunai atau 30% pembiayaan perumahaan)
  • Mengalami PHK setelah menjadi peserta sekurang-kurannya 5 tahun 1 bulan
  • Menjadi warga negara asing dengan pergi keluar negri tidak kembali lagi

Nah, itulah beberapa manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yang di selegarakan oleh pemerintah. sumber BPJS Ketenagakerjaan.

Gambar Gravatar
Wong ndeso yang berusaha untuk berbagi informasi yang menarik dan tentunya dapat memberi manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *